Kamis, 07 September 2017

Sejarah Awal Afiliasi Pemasaran

Kelahiran Web
Beberapa tahun ke belakang, tidak ada yang namanya perdagangan elektronik (e-commerce) sebagaimana kita kenal saat ini. Meskipun Internet sudah ada selama bertahun-tahun, sepanjang riwayatnya ia digunakan hanya oleh militer dan para ilmuwan riset. Seiring dengan teknologinya yang menjadi lebih mudah, orang-orang lain mulai menggunakannya. Peristiwa penting terhadap popularisasi Internet adalah penciptaan World Wide Web –khususnya kemampuan untuk menampilkan gambar dan memainkan suara dari Web, yang mulai muncul sekitar tahun 1994. Peningkatan kemampuan multimedia ini memungkinkan Internet pada akhirnya merembet ke bisnis dan perdagangan. Itu tak memakan waktu lama.
Kemampuan web multimedia itu tidak lama kemudian diikuti oleh kemampuan untuk mengirimkan informasi kartu kredit secara aman (secure) online, yang segera diikuti oleh kemampuan untuk mengolah pembayaran kartu kredit secara real time online. Sebuah jalan baru untuk menjual produk dan jasa telah muncul dalam –rasanya cuma– semalam.
Saluran Distribusi Baru
Internet menyediakan saluran distribusi baru dan sangat berbeda bagi para merchant untuk menjual produk dan jasa mereka kepada konsumen. Konsumen bisa belajar tentang produk, melihat gambar-gambar produk, serta memesannya dari mana pun dan kapan pun, dari kenyamanan rumah atau kantor mereka.
Namun, untuk menjual produk, seorang penjual perlu mendapatkan lalu lintas pengunjung (traffic) ke websitenya melalui iklan. Awalnya ini dilakukan seperti model konvensional, iklan-iklan TV, radio, dan media cetak. Artinya, para penjual pergi ke website-website populer dan menawarkan untuk membayar pemasangan iklan mereka selama suatu jangka waktu teretentu.
Namun, karena Internet berbeda dengan media konvensional, metode-metode pengiklanan baru yang lebih efisien dicari. Relatif gampang untuk menentukan besar pemirsa sebuah stasiun TV atau radio. Begitu juga dengan peredaran media cetak seperti koran dan majalah. Tapi, tidak semudah itu dengan sebuah website. Memang, ada alat hitung (web counter), atau web statistic, tapi tak selalu bisa dipercaya.
Suatu halaman Web yang di-retrieve (dipanggil) dari sebuah server belum tentu dilihat oleh pengunjung/ manusia. Bot-bot dan proses-proses terotomatisasi bisa memanggil halaman-halaman yang tak pernah dilihat oleh manusia sekalipun. Menjadi penting untuk mengetahui apakah tampilan halaman (page view) itu berasal dari sumber yang sama atau apakah mereka adalah "tampilan unik" (unique view) –yaitu orang-orang baru bukannya segelintir orang yang sama berulang-ulang– atau suatu proses terotomat.
Masalah lain adalah bahwa, kecuali iklannya dipasang secara menonjol dan sesuai dengan tema situs penampung, ia tidak akan menghasilkan traffic, sekalipun pengunjung unik website penampung cukup besar. Jadi, membayar biaya sama-rata (flat) untuk menampilkan iklan pada sebuah Website selama suatu jangka waktu tertentu, ternyata tak menguntungkan.
Ketimbang membayar selama jangka waktu tertentu, para pengiklan mulai lebih suka membayar sesuai jumlah klik pada banner-banner mereka. Ukuran-ukuran baku berkembang bagi banner-banner yang digunakan untuk mengiklankan suatu website pada Website lain. Banner-banner bisa memuat kata-kata, gambar-gambar, dan animasi dan berguna sebagai suatu link ke Website pengiklan. Saat anda mengklik banner itu, anda dibawa langsung ke situs yang diiklankan itu.
Jadi, dengan "bayar per klik", jika anda tak mendapatkan lalu lintas, anda tak perlu membayar. Ini memotivasi Webmaster situs penampungnya untuk menaruh banner itu secara efektif pada situs itu agar ia dapat menarik lalu lintas. Tapi, "bayar per klik" pun memiliki masalah-masalah sendiri. Klik-klik bisa juga terotomat dan para penampung (host) yang jahat bisa curang. Klik-klik juga perlu berasal dari "pengunjung unik" (unique viewers) agar efektif.
Para penjual akhirnya jadi lebih suka membayar hanya ketika suatu penjualan benar-benar dihasilkan atau seseorang setidaknya berinteraksi dengan situs itu dengan mengikuti program opt-in. Sarana bagi pembayaran hanya untuk penjualan-penjualan atau opt-in pada situs anda, dari orang-orang yang dikirim oleh situs penampungnya menjadi dikenal sebagai "program-program affiliate."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Tepat Bagi Pemula Untuk Memulai Afiliasi Pemasaran

Bagi anda yang belum pernah memulai afiliasi pemasaran mungkin kesulitan dalam menjalankannya. Dengan bantuan Internet, Anda mampu mencar...